Time To Wake Up
Suatu malam, pahlawan menyadari bahwa dia terjebak di dalam mimpinya sendiri. Tapi dia tidak sendirian — ada suara yang berbicara padanya, peduli terhadap matanya... Lebih lanjut
Suatu malam, pahlawan menyadari bahwa dia terjebak di dalam mimpinya sendiri. Tapi dia tidak sendirian — ada suara yang berbicara padanya, peduli terhadap matanya. Suara itu dipanggil untuk membantu dan membimbing pahlawan melalui labirin kenangan, untuk mengetahui apa yang pernah terjadi di sekolah. Bantuan ini sangat literal: dia tidak hanya memberi petunjuk, tetapi juga membuka pintu.
Alat utama di sini adalah mata, dan pengembang mengungkapkannya dengan slogan «kedip berarti berpikir». Dengan satu kedipan, pemain mengubah suasana di sekitarnya, mengalihkan dan menghapus objek yang bergerak, membanjiri seluruh ruangan atau membaliknya. Dunia ini terdistorsi oleh obsesi pahlawan terhadap sebuah buku — dan obsesi ini juga yang menahannya agar tidak keluar.