The Inquisitor
Aksi kelam yang terinspirasi dari novel penulis fantasi Jacek Piekara. Di dunia yang digambarkan dalam buku-buku, Yesus tidak mati untuk dosa umat manusia ... Lebih lanjut
Aksi kelam yang terinspirasi dari novel penulis fantasi Jacek Piekara. Di dunia yang digambarkan dalam buku-buku, Yesus tidak mati untuk dosa umat manusia — sebaliknya, Dia turun dari salib dan menenggelamkan kejahatan dalam darahnya sendiri. Selama berabad-abad berikutnya, ordo inkquisitor dengan penuh semangat mengawasi pelaksanaan hukum Tuhan. Seribu lima ratus tahun setelah penyaliban, inkquisitor Mordimer Madderdin berangkat ke kota Keniqshtein untuk menghukum para pendosa dan memperkuat iman kepada Tuhan. Seiring perjalanan, sang pahlawan menentukan nasib banyak orang, memilih antara keadilan dan iman pada hukum suci.
Penawaran toko dan diskon
Persyaratan sistem dan pengujian PC
- Windows 10
- Prosesor: Intel Core i5-8400
- Memori operasional: 16 GB
- Ruang Kosong: 23 GB
- VRAM: 6 GB
- Kartu grafis: GeForce GTX 1060; Radeon RX 590
- DirectX: 11
- Keyboard, Mouse
- Windows 10
- Prosesor: Intel Core i7-7700K
- Memori operasional: 16 GB
- Ruang Kosong: 23 GB
- Kartu grafis: GeForce RTX 2070; Radeon RX 5700
- DirectX: 11
- Keyboard, Mouse
Ulasan dan penilaian
Demo-nya bagus. Tapi versi lengkapnya sering crash, lag, dialognya terkadang tidak bisa diputar, dan bahkan disensor. Adegan eksekusinya dipotong, darahnya kabur. Intinya, mereka merusak gamenya. Setelah memainkan demonya, saya jadi ingin memainkannya.
Демка была хороша. А вот полная версия постоянно вылетает, лагает, иногда не запускаются диалоги, плюс еще и цензуру добавили. Вырезали сцену казни, кровь размыта. Испортили, короче. А после демо-версии очень хотелось пройти.