Ayasa: Shadows of Silence
Kisah Ayasa berlangsung di Dunia Terbalik yang kelam, di mana narasi disampaikan bukan dengan kata-kata, tetapi dengan pantomim, simbol, dan gambaran yang... Lebih lanjut
Kisah Ayasa berlangsung di Dunia Terbalik yang kelam, di mana narasi disampaikan bukan dengan kata-kata, tetapi dengan pantomim, simbol, dan gambaran yang mengganggu. Soundtrack menekankan suasana kehilangan dan perjuangan batin, menemani perjalanan melalui enam tanah yang terdistorsi — Iman, Harapan, Cinta, Keserakahan, Ketidakpedulian, dan Pengkhianatan. Masing-masing mencerminkan emosi gelap dan konsekuensi dari harmoni yang hancur, dan setiap tindakan membuka jalan menuju berbagai akhir, mempengaruhi apakah sang pahlawan akan menjadi sumber cahaya atau bayangan yang menggerogoti dunia.
Plot dibangun di sekitar pencarian serpihan cahaya yang tersisa dari Tasa — Absolut, yang dulunya menjaga keseimbangan antara cahaya dan bayangan. Kegelapan telah melahap dunia setelah perang yang meletus, dan kini Ayasa melintasi tanah yang hancur, dipenuhi dengan keserakahan, pengkhianatan, dan iman yang hilang. Perjalanannya adalah bukan hanya perjuangan untuk memulihkan dunia, tetapi juga perang batin untuk jiwanya sendiri, di mana keselamatan dan kejatuhan berjalan berdampingan, dan hasilnya ditentukan oleh emosi dan keputusan apa yang akan membentuk jalannya.
Persyaratan sistem dan pengujian PC
- Windows 10
- Prosesor: Intel Core i5-6500
- Memori operasional: 12 GB
- Ruang Kosong: 20 GB
- Kartu grafis: GeForce GTX 1080; Radeon RX 5600 XT
- DirectX: 12
- Keyboard, mouse
- Windows 11
- Prosesor: Intel Core i5-8400
- Memori operasional: 16 GB
- Ruang Kosong: 20 GB
- Kartu grafis: GeForce RTX 2080; Radeon RX 6800
- DirectX: 12
- Keyboard, mouse